SENJA DI UJUNG PANTAI


Deburan ombak kan selalu mengiringi di setiap jalanmu
Indahnya sang surya tak melebihi indahnya langkahmu
Jika kau tahu jiwa ini akan selalu menanti kedatanganmu
Tapi mustahil bagiku
Karena langkahmu menjahui keberadaanku
Hanya karang dan pasir putih yang setia menemani
di dalam gundahku
Mentari pagi bawalah jalannya menuju yang terbaik
agar kelak ia bahagia selamanya..Amien..

DI SETIAP NAFASKU TERSIMPAN TANYA BESAR TENTANG DIRIMU


Setiap nafasku tak pernah lepas dari bayangmu
Engkau yang selalu setia menjadi pengisi rongga kepalaku
Bunga selalu bermekaran di taman
Begitu pula rasa penasaranku padamu
Rasa ini tak akan pernah hilang di makan waktu

HIDUPKU ADALAH PENGABDIAN UNTUKMU


Jika suatu saat kamu ingin menangis,
hubungi aku,
aku berjanji akan buatmu tersenyum
Jika suatu saat kamu tak ingin mendengarkan siapapun,
hubungi aku
aku berjanji akan diam menemanimu
Jika suatu saat kamu ingin berlari,
hubungi aku
maka aku akan menemanimu hingga kamu lelah dan berhenti
Tapi.., jika suatu saat kamu hubungi aku,
namun tak pernah ada jawaban..
Datanglah untuk melihatku
Karena mungkin aku sudah tak ada lagi di dunia ini untuk menemanimu..

WAJAHMU MEMBAWA NYAWAKU


Wajahmu selalu terbaca di hatiku
Wajahmu bagaikan aliran darah di tubuhku
Engkau bagaikan rembulan yang selalu menerangi
Jalan kehidupanku tak lekang dari wajahmu..

HANGATNYA CAHAYAMU


Engkau bagaikan matahari di sore hari
sinarmu menghangatkan seluruh Negeri
Jiwaku kan selalu kau terangi
Walau itu hanya sebuah mimpi
yang tak akan terjadi
Kini kau pergi
aku di sini akan selalu menanti
sampai matahari tak terbit lagi..

IJINKAN AKU MENGAGUMIMU


Walau kamu tak mau mengenalku
aku akan selalu sabar untuk menunggumu

Hari demi hari ku lalui
tapi tak seindah ketika melihat tatapan matamu

Aku terhanyut dalam gelombang rindu
Aku gelisah seperti ombak di pantai
ketika tak mendengar kabar darimu

Indahnya nyanyian burung camar
tak seindah ketika mendengar kabar darimu

Disini kan ku nanti datangmu
di samudera keindahan..

PUISI CINTA


Ketika kamu terjaga, ku bacakan sebait cinta
kusaksikan sinar matamu menjelma bintang kejora
Wajahmu manis ceria, pagi mengembang dalam cahaya
dan itulah bagian terindah dari puisi yang kucipta
ketika kamu tersenyum bahagia..

SEBAIT RINDU


Ketika kau memandangku
aku tahu
kau bulan yang jatuh di wajahku
Kau yang selalu di wajahku
menuliskan bait bait rindu..

ANDAI TAK BERTEMU KAMU


Andai ku tak mencintaimu
hidup hanyalah setampakan siang
dan setumpukan malam

Seperti lembaran surat tanpa alamat
angin melemparkanya ke jendela
mengirimnya entah kemana

RINDU DI PELUKMU


Hari hari kulalui tanpa kehadiranmu kekasih
Dalam tidurku selalu memimpikan kamu
Dalam terjagaku selalu membayangkan kehadiranmu disisiku

Hari demi dari kulalui semakin bersamudera rasa rinduku ini
Entah sampai kapan aku akan begini
memimpikanmu hadir di pelukku..

HANGATNYA SINARMU


Mentari pagi yang cerah
sinar hangatmu membuat aku tersipu malu
karena tak sempat melihat keindahan ronamu

Sambil termenung aku di belenggu kehangatanya
kulihat cantik parasmu
Kurindu akan buaimu

Apakah kau bagian lukisan
yang di lukis kekasihku untukku
Agar membangunkan tidurku

Engkau bagaikan mata kekasih yang selalu mengawasiku
Mengawasi setiap gerak gerikku
Atau kau adalah pencari bukti bahwa aku selalu memikirkanya
selalu memimpikanya
setiap helai nafasku, setiap bangun dari tidurku

Jika benar itu
Tolong sampaikan salam rinduku pada kekasihku
bahwa aku rindu padanya
Rindu akan pandangan matanya
Rindu akan dekapanya

Mentari… Katakanlah padanya
bahwa disetiap langkahku selalu ada bayangnya..

MENTARI SIANG

Mentari siang yang mengeliat
Bagaikan membakar lapisan kulit di dada
Mengeringkan daundaun di ranting pepohonan
Mengores luka di kutub utara
Hingga kau tak sanggup mendengarkan kata maaf darinya
Ia kesakitan
Ia kepanasan
Ia rindu akan perdamaian
Akankah kita bisa bersatu walau kita saling berlawanan
Merajut bui bui persaudaraan
Menghilangkan image perlawanan menjadi persahabatan
Kalau memang engkau tak berkehendak
Aku rela engkau sakiti, engkau keringkan ragaku ini
dan aku rela jadi pijakan amarahmu
Cinta tulusku bagaikan es yang di hancurkan matahari..

REMBULAN DI MATAMU

Saat malam tiba aku mulai termenung sendiri
tiada teman yang menemani
hanya nyanyian rindu yang selalu menaungi
dinginya malam selalu memblenggu hati
menambah sepi suasana hati
Tapi aku tahu Engkau telah mengirimkan bintang bintang
untuk selalu menemaniku
menemani setiap langkahku
mendampingi setiap goresan goresan tintaku
melukiskan rasa rinduku pada rembulan yang terpancar di matamu..

BUMI CINTA

Ku tak sanggup melihat senyummu
Senyummu bagaikan gelombang tsunami
yang meluluhlantakan jiwaku
Menggetarkan hatiku
Membuatku jatuh tak berdaya,
Jatuh di taman hatimu
Ketika ku di dekatmu
Rasanya ingin begitu selamanya,
Hingga ku Ingin menciptakan bumi cinta
Yang akan kita huni berdua
Hidup dengan kedamaian
Dan kita penuhi hari hari kita dengan cinta
Sampai bumi cinta kita, dipenuhi oleh Anak cucu,
Anak cucu yang pasti akan terharu, bila mengigat kisah perjuangan nenek dan kakeknya
Untuk mencapai hidup bersama selamanya ..

LUKISAN CINTA DI HATIMU

Ingin rasanya melukiskan tinta cinta di hatimu
Akan ku hiasi dengan lengkung pelangi dari pipimu
Dan akan ku rapikan dengan keindahan alis di matamu
Tak akan ada lukisan indah tanpa diwarnai dengan tinta cinta
Dan lukisanku dihatimu tak akan bermakna dan berwarna
Tanpa ada senyum yang keluar dari bibir manismu..